Rabu, 27 Oktober 2010

Tips Pengendalian Diri


Tips Pengendalian Diri

Agar shaum kita tak hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja, kita perlu mengendalikan dan menjaga setiap aktivitas jasmaniah kita. Dengan pengendalian diri, tidak hanya pahala yang kelak kita raih. Pengendalian diri membuat kita terbiasa menikmati keteraturan hidup, terbiasa taat, dan merasa bahagia ketika mampu menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah subhana wa ta'ala. Berikut kiat-kiatnya :
1.      Jaga Mata
Jaga mata atau indera penglihatan kita dari menatap segala sesuatu yang diharamkan. Tahan pandangan kita dari menatap hal-hal, kejadian, peristiwa yang bisa mengotori hati. Gunakan anugerah penglihatan kita untuk membaca ayat-ayat Allah dan sabda Rasulullah SAW, bacaan-bacaan berguna, dan tontonan yang mengandung hikmah kebaikan. Insya Allah, pandangan kita akan selalu sejuk.
2.      Jaga Hidung
Jaga hidung atau indera penciuman kita dari mencium segala aroma, yang bisa merusak kekhusyukkan puasa. Jangan berlebihan menghirup harum masakan atau minuman yang tengah diolah, juga wangi parfum yang lazim digunakan oleh lawan jenis. Gunakan anugerah penciuman kita untuk menghirup hawa segar dan wewangian natural yang berasal dari alam. Insya Allah, organ pernafasan dan tubuh kita akan selalu sehat, mudah dibawa khusyuk dan tetap bersemangat, ketika bekerja maupun saat menjalani ibadah.
3.      Jaga Telinga
Jaga telinga atau indera pendengaran kita dari mendengar suara atau perkataan yang tidak berguna. Tutup telinga kita dari kabar-kabar burung, kalimat-kalimat ghibah, perkataan fitnah, atau musik dan lagu yang syairnya bisa membawa mudharat, serta menjauhkan hati dari mengingat Allah. Gunakan anugerah pendengaran kita untuk menyimak lantunan ayat suci Al Qur'an, mendengarkan taushiyah ulama faqih serta perkataan orang-orang shalih. Insya Allah, ilmu kita akan bertambah, amal shalih akan meningkat, dan Allah akan menghiasi jiwa kita dengan hikmah- diri kita dengan akhlaqul karimah.
4.      Jaga Lisan
Jaga lisan kita dari berkata hal-hal yang tidak baik, tidak bermanfaat, kebohongan, dan tidak mengandung nasehat kebaikan. Tahan lisan kita dari mengeluarkan kalimat umpatan, sumpah serapah, fitnah, ghibah, serta suara atau lagu yang bisa membangkitkan syahwat. Diamlah, jika memang lisan kita tidak mampu membaguskan lagu, kalimat dan perkataan. Insya Allah, diri akan lebih berwibawa, lebih bijak dan santun, dan terbebas dari segala kejahatan, yang biasa timbul dari lisan atau perkataan yang tak terjaga dan kurang tertata.
5.      Jaga Tangan
Jaga tangan kita dari melakukan perbuatan dzhalim, yang bisa merugikan atau menyakiti sesama mahluk. Tahan tangan kita dari menyentuh apa yang bukan menjadi hak, semisal : mencuri, memukul, menjahili, melecehkan, atau menganiaya sesama mahluk Allah. Gunakan tangan kita untuk memperpanjang salam, mencari nafkah, membantu sesama mahluk, serta memberikan sedekah. Usahakan selama ramadhan ini, tangan kita selalu menjadi tangan 'yang diatas', yaitu tangan yang selalu memberi. Insya Allah, hati akan menjadi ridla, diri akan menjadi ikhlas, serta terbebas dari perasaan merasa kurang, merasa miskin, merasa kerap diintai berbagai kesusahan.
6.      Jaga Kaki
Jaga kaki kita dari melakukan perbuatan dzhalim, yang bisa merugikan atau menyakiti sesama mahluk. Tahan langkah kita dari mengunjungi tempat maksiat, bepergian yang mubadzir, yang cuma memboroskan uang atau biaya saja. Perbanyak langkah ke masjid dan majelis ta'lim. Perkuat langkah untuk menyempurnakan ikhtiar dalam menafkahi keluarga. Insya Allah, perbendaharaan dosa akan terhapuskan oleh perbendaharaan pahala. Semangat kita dalam mencukupi kebutuhan hidup di dunia, semangat kita dalam mengumpulkan bekal untuk kehidupan di akhirat nanti, kelak menjadi spirit tersendiri dalam setiap gerak aktivitas kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar